;
headline photo
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

METODE DAN TEKNIK PEMBELAJARAN PLS METODE MERESPON MEDIA

Selasa, 20 April 2010

1. Silmulasi
a. Deskripsi Singkat Dan Tujuan Penggunaan
silmulasi adalah cupikan dari situasi kehidupan nyata yang diangkat ke dalam kegiatan belajar. Silmulasi merupakan teknik yang diorganisasi secara baik oleh para warga belajar.
Di dalam perencanaan teknik ini terdapat dua hal yang perlu dipertimbangkan.
1) silmulasi disusun sederhana dan dapat dilaksanakan oleh peserta sehingga silmulasi tidak lebih kompleks dari situasi nyata.
Selengkapnya...

Pohon Oak/Ek

Sabtu, 19 Desember 2009

Beda halnya dengan pohon Oak atau ek yang merupakan nama dari beberapa ratus spesies pohon dan semak dalam genus Quercus dan beberapa genus yang berhubungan, terutama Cyclobalanopsis dan Lithocarpus. Genus ini berasal dari belahan bumi utara menyebar dari daerah lintang yang dingin sampai Asia yang tropis dan Amerika.
Pohon ini memiliki batang yang kokoh, daun yang rindang, teduh, dan memiliki kesan melindungi. Keberadaanya bagai oase di tengah padang gurun karena mampu melindungi manusia dari sengatan sinar matahari ataupun derasnya hujan yang menghantam.
Pohon Oak/ek tak peduli akan kerasnya hantaman angin. Karena ia didukung oleh daya tahan batang dan cabang-cabangnya yang kuat.
meskipun angin menghembus dari arah barat, utara, selatan, timur, ia tak peduli. Tetap tegar berdiri, melawan angin.
Bila manusia diibaratkan seperti pohon Oak, maka yang terjadi adalah seseorang yang memiliki prinsip yang teguh. Yang tak mudah dihantam hembusan angin pemikiran, ghazwul fikr, dan semacamnya. Mengapa ? Karena ia punya dasar karakter yang kuat dan keyakinan yang teguh bahwa apa yang menjadi prinsip hidup dan pedoman yang melandasinya adalah benar.
Ia takkan mudah dipengaruhi orang dan kalaupun bisa, akan butuh perjuangan keras untuk melakukannya. Sekilas kita akan memandangnya sebagai orang yang keras kepala. Namun, jika direnungkan lebih jauh kemampuan mempertahankan pendapat yang ia miliki dan daya tahannya terhadap terpaan arus pemikiran dari luar akan membentuknya menjadi pribadi yang kuat. Pribadi yang tangguh….
di hutan lagi ricuh
tetumbuhan pun tegang
ada konflik diantara para makhluknya
pohon maple menginginkan cahaya lebih banyak
pohon oak, yang tinggi besar, menolak request tesebut.
pohon maple yakin akan permintaan mereka, mereka yakin mereka benar
“pembagian cahaya di hutan tidak seimbang”
“pohon oak terlalu besar dan angkuh, dan mengambil semua cahaya yang datang”
bagi pohon oak, takdir mereka adalah bentuk kehidupan normal dan mereka wajib menikmatinya selagi bisa
mereka bingung, mengapa pohon maple bisa-bisanya menjadi sangat tidak nyaman dengan ekosistem, dan menggerutu, menghujat, dibalik bayang-bayang besar para oak.
“kealamian bukan untuk ditentang”
di hutan lagi rusuh
dan, penghuni lainnya pada minggat
ketika pohon maple berteriak “opresi” dengan urat melotot di kening
dan para oak menggelengkan kepala sambil tersenyum, mengibaskan daun-daunnya yang subur
lantas, kaum maple merangkai bunga koalisi
dan menuntut haknya atas cahaya, seraya berkata “kaum oak sangat tamak, kami akan membuat mereka memberikan cahaya”
hebat…
akhirnya, para maple pun memenangkan haknya,
mendapat cahaya lebih baik, lebih banyak dan lebih layak
dan aturan baru pun dirilis
tidak ada lagi opresi cahaya
kini, mereka sama, mereka sejajar
mereka equal, berada pada titik equlibrium
mereka akan terus mendapat perlakuan sama dari kapak dan gergaji
dan menangis bersama raungan gergaji mesin
Bunga lily itu beda dengan bunga lainnya. Warna putihnya terlihat suci. Kelopaknya yang besar dan mengecil, melengkung dengan indah dan anggun. Setiap memekar, selalu terbuka sempurna dan penuh keteguhan hati. Harumnya terasa lembut, membuat hati terasa tenang.

Coba sandingkan bunga lily dengan bunga lainnya, bunga lily takkan mencolok dan menyita perhatianmu, sebaliknya justru menyokong dan melembutkan penampilan bunga lainnya sehingga terlihat keindahan sempurna. Buket tanpa bunga lily, hanya akan menjadi kontes bunga cantik. Tidak tertangkap keindahan keseluruhannya.

Waktu hidup bunga lily juga lebih lama dari yang lainnya. Kuat bertahan lebih lama dan wanginya lebih lama. Dan harganya yang jauh lebih mahal dari bunga lainnya, memang sepadan dengan kualitas dan keindahannya. Hanya yang terpilih dan mampulah yang bisa memilikinya.

Bunga lily adalah bunga orang dewasa, bunga yang anggun dan penuh kekuatan hasrat hidup seorang wanita. Itu yg membedakannya dengan bunga melati, yang memberikan ketenangan untuk mengantar kepergian orang terkasih, meskipun sama - sama putih.

Aku paling suka bunga lily putih. Dan aku mencari pendamping yang seperti bunga lily putih.
Lalu..., apa katamu tadi waktu kutanyakan "apa nama bunga kesukaanmu?"...
Lily..berwarna putih.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hari ini aku melihat buket bunga lily di depan kaca,
membuatku teringat seuntai pertanyaan..
yang selalu terulang di kepalaku dengan nada yang sama..
"Apa katamu tadi waktu kutanyakan nama bunga kesukaanmu?"
Membuatku tersenyum dan tersenyum lagi.

Pic by Steven N. Meyers



reply
mbakari wrote on Aug 13, '06
Bunga kelahiran bulan Mei, lily of the valey
Khasiatnya Mengatasi Batuk
Bunga lili dikenal dengan bentuk khasnya yang cantik. Bunga lili berbentuk corong dan biasanya berwarna putih, tp dengan adanya perkembangan teknologi maka sudah banyah dilakukan mutasi gen, sehingga bunga lily bias menampilkan warna yang lebih beragam. Karena keindahannya, bunga lili Lilium formosanum seringkali ditanam sebagai tanaman hias atau bunga potong.
Tumbuhan lili termasuk herba yang mempunya umbi lapis yang tingginya sekitar 0,5 sampai 1,3 meter. Lili adalah tumbuhan yang aslinya berasal dari Tiongkok atau Jepang. Biasanya tumbuhan ini hidup dengan baik di daerah pegunungan.Tak banyak yang paham bahwa dibalik keindahannya, bunga lili memiliki khasiat obat. Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Ensiklopedia Tumbuhan Berkhasiat Obat I, sifat kimiawi dari bunga lili adalah dingin, manis, dan agak pahit. Efek farmakologis yang dikandung tumbuhan ini adalah sebagai obat batuk (antitusif) dan penenang (sedatif). Beberapa penyakit yang bisa diatasi bunga lili adalah batuk, bengkak dan bisul, amandel, radang saluran nafas, radang paru-paru, asma, sakit lambung, diare kronis, sakit perut setelah melahirkan, jerawat, dan lain-lain.
Jika mengalami batuk (tussis), 10 gram umbi bunga lili, 10 gram kulit jeruk mandarin kering, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, tambahkan 5 gram umbi anggrek tanah, diaduk, lalu diminum selagi hangat. Jika batuk karena influenza, 10 gram umbi bunga lili ditambah 5 gram daun menthol kering dan 7 lembar daun sirih, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 ss, disaring, lalu diminum selagi hangat.
Untuk mengatasi batuk rejan (pertussis), 15 gram umbi bunga lili dan gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminung selagi hangat. Jika mengalami radang saluran nafas (bronkhitis), 10 gram umbi bunga lili, 5 gram kulit jeruk mandarin kering dan 15 gram daun cempaka putih, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. Selengkapnya...

Standar k3 yang diterapkan dalam perusahan

NAMA : RIKI KURNIAWAN
NIM/BP : 76753/06


Progress
Standar k3 yang diterapkan dalam perusahan

Tinjauan pustaka

Pengendalian Lingkungan Kerja
Tempat kerja: merupakan suatu tempat dimana tenaga kerja akan menghabiskan sebagian besar waktunya sehari hari.
kemungkinan / resiko bahaya mengancam & menyerang tenaga kerja untuk waktu yang lama bahaya ke rumah karena faktor kebersihan kurang mendapat perhatian/pemeliharaan

standar k3 dalam pekerjaan yang harus di perhatikan

Lingkungan kerja yang:
– Nyaman
– Aman
– Sehat
– Selamat dan
– Serasi

Resiko bahaya dapat dikelompokkan :
 Faktor lingkungan
 Faktor teknis
 Faktor manusia / tenaga kerja

Referensi

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR: PER – 12/MEN/VI/2007
TENTANG: PENGAJUAN DAN PELAYANAN JAMINAN
PEMELIHARAAN KESEHATAN. Selengkapnya...

BIOTEKNOLOGI DAN KESEHATAN

Penerapan bioteknologi dalam bidang kesehatan meliputi
diagnosis, pengobatan dan pencegahan penyakit. Bioteknologi
baik dari segi manipulasi gen ataupun rekayasa, keduanya
dapat dimanfaatkan untuk menyempurnakan cara-cara diagno-
sis, pengobatan dan pencegahan penyakit. Untuk memperjelas
hubungan antara bioteknologi dan kesehatan ini, terlebih da-
hulu akan disinggung sedikit soal manipulasi gen dan rekayasa
genetik.
Prinsip BIOTEKNOLOGI DAN KESEHATAN
yang mendasari penggunaan rekayasa genetik adalah
bahwa satu atau sejumlah gen patogen dimasukkan ke dalam
vektor untuk kemudian dipindahkan ke dalam pembawa yang
cocok. Teknik pertama adalah memanipulasikan DNA, yaitu
DNA dari suatu organisme digabungkan kembali dengan DNA
dari organisme yang lain dalam sebuah tabung dan membentuk
DNA rekombinan. DNA rekombinan ini dapat ditambahkan
pada organisme yang hidup. Dengan jalan ini gen dari satu
bakteri dapat ditambahkan kepada bakteri lain untuk meng-
gabungkan. sifat-sifat yang berguna dari kedua bakteri itu.
Dengan cara yang sama juga gen dari tanaman atau gen dari
binatang dapat dipindahkan kepada suatu bakteri, dan akan
berkembang seperti gen bakteri. Karena perkembangbiakan
bakteri sangat cepat dan waktu pembiakan sangat pendek,
kira-kira dua puluh menit, berarti dapat dibiakkan dengan
mudah dalam laboratorium sehingga memungkinkan untuk
memperoleh sejumlah besar gen yang telah dipindahkan ke-
pada bakteri. Cara ini cukup potensial untuk memproduksi
vaksin besar-besaran.

PEMANFAATAN BIOLOGI DALAM BIDANG KEDOKTERAN
Sebagai ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk kehidupan, manfaat Biologi dalam meningkatkan kesejahteraan manusia tidak perlu diragukan lagi. Berdasarkan ilmu murni Biologi, telah dikembangkan berbagai ilmu terapan (bioteknologi) yang telah memajukan dunia kedokteran, industri, pertanian, dan peternakan, serta perikanan. Seberapa besarkah pemanfaatan biologi untuk kesejahteraan manusia telah dilaksanakan? Untuk mengetahui hal tersebut marilah kita pelajari uraian selanjutnya berikut ini.
Dahulu banyak masalah penyakit yang tidak dipahami penyebab maupun cara pengobatannya, sehingga cara yang ditempuh untuk mencegah maupun dalam menyembuhkannya tidak tepat. Tetapi berkat perkembangan Biologi, khususnya dalam cabang ilmu: anatomi dan fisiologi manusia, mikrobiologi, virologi dan patologi, telah banyak membantu para dokter dalam memahami penyebab gangguan tersebut. Dengan demikian para dokter berhasil mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit yang sampai saat ini sering menjadi masalah yang menakutkan manusia.
Berikut ini adalah contoh-contoh sumbangan pengetahuan yang telah diberikan oleh Biologi beserta cabang-cabang ilmunya dalam dunia kesehatan dan atau kedokteran.
a. Para penderita penyakit yang mengalami kerusakan pada salah satu organ tubuhnya, kini telah mendapatkan jalan keluarnya yaitu melalui teknik transplantasi (pencangkokan) organ. Transplantasi organ yang sudah berhasil dilakukan oleh para dokter adalah pencangkokan ginjal, jantung, sumsum tulang belakang maupun hati.
b. Teknik fertilasi invitro telah dapat diaplikasikan tidak hanya pada hewan ternak, tetapi telah dapat dilakukan pada manusia. Teknik ini dapat membantu pasangan suami istri yang sulit mendapatkan keturunan karena suatu kelainan. Fertilasi ini tentunya berasal dari gamet pasangan yang bersangkutan. Teknik karakterisasi dan pemisahan gamet sperma yang membawa kromosom X dan Y (penentu jenis kelamin keturunan) juga telah berhasil dilakukan. Teknik ini memungkinkan para pasangan suami isteri mendapatkan keturunannya dengan jenis kelamin tertentu.
c. Mikrobiologi kedokteran telah berhasil mengidentifikasi beberapa jenis mikroba yang menyebabkan penyakit pada manusia maupun hewan. Dengan demikian, antibiotik untuk mikroba-mikroba tersebut dapat dibuat.

d. Virologi pun telah memberikan sumbangannya pada dunia kedokteran, dengan mendasari pengetahuan dalam usaha menciptakan vaksin-vaksin. Misalnya pada kasus yang baru saja terjadi yaitu mengenai Virus Flu Burung. Sebuah surat kabar memberitakan bahwa Virus Flu Burung atau disebut juga Virus Avian Influenza, yang hanya dapat diteruskan kepada manusia melalui kontak yang sangat dekat, telah dapat ditemukan vaksinnya oleh para pakar Imunologi dan Bioteknologi di Badan Kesehatan Dunia (WHO). Caranya adalah dengan menggabungkan gen Avian dengan gen flu pada manusia agar menjadi ‘aman’. Mereka mengambil satu gen virus flu burung kemudian menggantikan gennya tadi dengan gen flu manusia. Hasil dari kombinasi virus buatan ini kemudian dipersiapkan sebagai basis untuk pembuatan vaksinnya. (Sumber: Pikiran Rakyat 5 Februari 2004).
e. Para penderita obesitas (penyakit kegemukan) kini pun telah mendapatkan jalan keluar dalam mengatasi kelebihan berat badannya. Hal ini dijelaskan dalam suatu kutipan dari sebuah surat kabar bahwa; Para ahli fisiologi dan ilmu gizi dari Universitas Texas Southwestern Medical Centre, Dallas Amerika Serikat, telah berhasil mengubah sel-sel lemak biasa menjadi lemak yang bisa terbakar. Penelitian dilakukan melalui penyuntikan gen Leptin (suatu protein yang terkait dengan proses metabolisme) pada tikus percobaan. Hasil penyisipan gen membuktikan bahwa sel-sel yang biasanya menimbun lemak berubah menjadi sel-sel pembakar lemak. Akibatnya, tikus menjadi langsing dengan hilangnya 26% bobot tubuhnya selama dua pekan. (Sumber: Pikiran Rakyat 26 Februari 2004).
Demikianlah pemanfaatan Biologi dalam bidang kedokteran, yang pada dewasa ini sudah banyak kemajuan yang dicapai. Di samping itu, berkat penelitian yang terus menerus, bermunculan berbagai cabang ilmu kedokteran (spesialisasi) berikut teknik-tekniknya, yang pada dasarnya dilakukan untuk meningkatkan kesehatan manusia. Masyarakat pun kini semakin mengetahui bagaimana cara hidup sehat, mengatur gizi, menghindari serta mencegah penyakit, yaitu dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, berolah raga secara teratur dan mengkonsumsi makanan bergizi dengan menu 4 sehat 5 sempurna dan pola gizi seimbang.
DampakBioteknologi
1.DampakNegatifBioteknologi
Bioteknologi, seprti juga lain, mengandung resiko akan dampak negatif. Timbulnya dampak yang merugikan terhadap keanekaragaman hayati disebabkan oleh potensi terjadinya aliran gen ketanaman sekarabat atau kerabat dekat. Di bidang kesehatan manusia terdapat kemungkinan produk gen asaing, seperti, gen cry dari bacillus thuringiensis maupun bacillus sphaeericus, dapat menimbulkan reaksi alergi pada tubuh mausia, perlu di cermati pula bahwa insersi ( penyisipan ) gen asibg ke genom inag dapat menimbulkan interaksi anatar gen asing dan inang produk bahan pertanian dan kimia yang menggunakan bioteknologi.
Dampak lain yang dapat ditimbulkan oleh bioteknologi adalah persaingan internasional dalam perdagangan dan pemasaran produk bioteknologi. Persaingan tersebut dapat menimbulkan ketidakadilan bagi negara berkembang karena belum memiliki teknologi yang maju, Kesenjangan teknologi yang sangat jauh tersebut disebabkan karena bioteknologi modern sangat mahal sehingga sulit dikembangkan oleh negara berkembang. Ketidakadilan, misalnya, sangat terasa dalam produk pertanian transgenik yang sangat merugikan bagi agraris berkembang. Hak paten yang dimiliki produsen organisme transgenik juga semakin menambah dominasi negara maju.

2.DampakPositifBioteknologi

Keanekaragaman hayati merupakan modal utama sumber gen untuk keperluan rekayasa genetik dalam perkembangan dan perkembangan industri bioteknologi. Baik donor maupun penerima (resipien) gen dapat terdiri atas virus, bakteri, jamur, lumut, tumbuhan, hewan, juga manusia. Pemilihan donor / resipien gen bergantung pada jenis produk yang dikehendaki dan nilai ekonomis suatu produk yang dapat dikembangkan menjadi komoditis bisnis. Oleh karena itu, kegiatan bioteknologi dengan menggunakan rekayasa genetik menjadi tidak terbatas dan membutuhkan suatu kajian sains baru yang mendasar dan sistematik yang berhubungan dengan kepentingan dan kebutuhan manusi ; Kegiatan tersebut disebut sebagai bioprespecting. Perdebatan tentang positif untuk mengatasi dampak negatif yang dapat ditimbulkan bioteknologi, antara lain pada tahun 1992 telah disepakati konvensi keanekaragaman Hayati, ( Convetion on Biological Diversity )yang mengikat secara hukum bagi negara-negara yang ikut mendatanginnya . Sebagai tindak lanjut penadatanganan kovensi tersebut, Indonesia telah meratifikasi Undang-Undang No. 5 Tahun 1994. perlu anda ketahui, Negara Amerika Serikat tidak ikut menadatangani konvensi tersebut. Di sepakati Pula Cartegena Protocol on Biosafety ( Protokol Cartegena tentang pengamanan hayati ). Protokol tersebut menyinggung tentang prosedur transpor produk bioteknologi antara negara untuk mencegah bahaya yang timbul akibat dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati. Ekosistem, dan kesehatan manusia. Pengertian klon bioteknologi modern adalah pengadaan sel jasad renik, sel (jaringan), molekul bibit tanaman melalui setek yang banyak dilakukan pada tanaman perenial, antara lain kopi, teh, karet, dan mangga. Perbanyakan bibit dengan teknik kultur jaringan, kultur organ, dan embiogenesis somatik dapat pula diterapkan pada jaringan hewan dan manusia. Tidak seperti pada tumbuhan, kultur pada hewan dan manusia tidak dapat dikembangkan menjadi individu baru. Selengkapnya...